Selasa, 26 Juni 2012

Ia

ia mendengar kodok memakinya
ia mendengar gagak mencacinya
ia mendengar anjing mencemoohnya

ia berlari
memancarkan air dari balik kelopaknya
meraung tanpa batas

ia memotong asanya
setelah mengadu pada topan
lalu topan berlalu
ia mencercah harapannya
setelah mengadu pada bulan
lalu bulan mengaduh
ia lantakkan impinya
setelah mengadu pada hujan
lalu hujan menjauh
dan rasa ia serasa terbunuh

Senin, 03 Oktober 2011

Kata


Bahkan sama sekali kutak bisa berbicara
Bukan
Bukan tak bisa
Mungkin lebih tepat jika kukatakan tak berani
Aku begitu takut untuk mengucapkan kata
Ya, aku adalah penakut untuk mengeluarkan suara
Karena yang kutau
Suaraku hanya akan mengundang air mataku
Perkataanku hanya akan perlahan membunuhku
Jadi, biar kusimpan kataku
Entah, kata yang indah
Atau bahkan kata yang tak layak didengar
Biar kataku tersampaikan oleh hati
Walau tak bisa didengar

Bagaikan Bulan

Bagaikan bulan yang terpenjara sunyi
Tanpa sang mentari menemani
Tak bergairah ‘tuk pancarkan sinar
Malam pun redup olehnya

Bagaikan bulan yang terbalut rindu
Menantikan sang mentari yang s’lalu di kalbu
Pucat pasi menghias malam
Malam pun hitam karenanya

Bagaikan bulan yang menangis sendu
Sadar sang mentari tak untuk miliknya
Menghilang tanpa kabar
Malam pun mati sebabnya